Kategori : Berita

SAMBAS – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dr. Ganjar Eko Prabowo, M.M., menghadiri sekaligus membuka Rapat Pembentukan Jejaring Skrining Layak Hamil ANC dan Stunting diaula serbaguna Hotel Pantura Jaya Sambas Kamis, 13 Juli 2023.
Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Ponidi, S.K.M., M.M., Kepala Bidang Kesmas Ervi Lusiani, S. ST., Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD se-kabupaten Sambas, Sub Koordinator di Bidang Kesmas, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sambas, Ketua Organisasi Profesi Kab. Sambas, Bidan Koordinator, Praktik Mandiri Bidan, dan Klinik Rumah Bersalin Amkur Pemangkat.
Kepala Dinas Kesehatan dalam sambutannya menjelaskan, sesuai pasal 126 UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan menyebutkan bahwa upaya kesehatan ibu ditujukan untuk menjaga kesehatan ibu sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di indonesia adalah masalah anemia dan Kekurangan Energi Kronik ( KEK ) pada ibu hamil.
“Permasalahan gizi disebabkan penyebab langsung seperti asupan gizi yang tidak adekuat dan penyakit infeksi, sedangkan penyebab tidak langsung adalah permasalahan gizi yang disebabkan tingginya kemiskinan, rendahnya sanitasi lingkungan, ketersediaan pangan yang kurang, pola asuh yang kurang baik, dan pelayanan kesehatan yang kurang optimal”, jelasnya.
Selain itu, dalam melakukan intervensi spesifik pada sasaran layak hamil perlu diatur mekanisme dalam skrining layak hamil oleh Rumah Sakit dan Puskesmas sebagai ujung tombak dalam melakukan penanganan tindak medis.
