Kategori : Berita

SAMBAS – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas Buka Pelatihan Pandu PTM.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dr. Ganjar Eko Prabowo, M.M., membuka secara resmi Pelatihan Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular ( Pandu PTM ) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ( FKTP ) diaula Hotel Sambas Indah Desa Pasar Melayu, Kec. Sambas Senin, 10 Juli 2023.
Acara pembukaan dihadiri Kepala UPT Pelkes Provinsi Kalbar, Kepala Bidang P2P Dinkes Sambas, Kepala Seksi Dalmut UPT Pelkes Provinsi Kalbar, Sub Koordinator di Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Sambas.
Pelatihan berlangsung selama 6 hari dari tanggal 10 – 15 Juli 2023 yang diikuti oleh 28 orang peserta perwakilan dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Sambas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dalam mengawali sambutannya mengatakan, pembangunan bidang kesehatan di Indonesia saat ini dihadapkan dengan triple burden atau suatu keadaan dimana penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, angka kesakitan dan kematian disebabkan Penyakit Tidak Menular ( PTM ) cenderung meningkat, dan sekaligus menghadapi tantangan penyakit – penyakit yang muncul kembali atau munculnya penyakit – penyakit baru.
Selanjutnya ia menjelaskan bahwa Penyakit Tidak Menular ( PTM ) merupakan penyakit yang tidak bisa ditularkan dari orang ke orang yang bekembang secara perlahan dalam waktu panjang, pelayanan PTM di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ( FKTP ) dilakukan secara terpadu melalui program “Pelayanan Terpadu PTM ( Pandu PTM )”.
“Pandu PTM di FKTP adalah upaya pencegahan, pengendalian, dan tatalaksana terintegrasi hipertensi dan diabetes melitus serta PTM lainnya yang dilaksanakan secara komprehemsif dan terintegrasi dengan pendekatan faktor resiko”, jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan penyelenggaraan pencegahan dan pengendalian PTM diprioritaskan pada jenis PTM yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan kriteria tingginya angka kematian atau kecacatan, tingginya angka kesakitan atau beban biaya pengobatan, dan memiliki faktor resiko yang dapat diubah.
Ruang lingkup pelayanan terpadu PTM di FKTP mencangkup promosi kesehatan, deteksi dini faktor resiko PTM, peningkatan peran serta masyarakat dengan membentuk Posbindu PTM, penemuan kasus, penanganan kasus PTM, pencatatan dan pelaporan, pelaksanaan surveilans terpadu, serta pemantauan dan penilaian.
Mengakhiri sambutannya, ia meminta para peserta mengajak masyarakat berperilaku Cerdik untuk menuju masa muda sehat dan hari tua nikmat tanpa Penyakit Tidak Menular ( PTM ) dengan Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istiharat yang cukup, dan terakhir yaitu Kendalikan stres.
