Kategori : Berita

SAMBAS – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dr. Ganjar Eko Prabowo, M.M., membuka secara resmi Pelatihan Entomologi Malaria untuk Petugas Puskesmas yang berlangsung digedung serbaguna Hotel Pantura Jaya Sambas Senin, 2 Oktober 2023.
Acara turut dihadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sambas, Fasilitator dari Unit Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalbar, Sub Koordinator P2M Dinkes Sambas, panitia, dan diikuti oleh Pengelola Program Malaria dari perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Sambas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas mengatakan bahwa malaria masih menjadi masalah di Indonesia dengan meningkatnya jumlah kasus setiap tahunnya. “Malaria masih menjadi masalah di Indonesia, jumlah kasus setiap tahunya terjadi peningkatan” ujarnya.
Namun dalam satu dekade terakhir penanggulangan sudah mengalami kemajuan sehingga kasus Malaria menurun 50%, hal ini dibuktikan pada tahun 2021 sebanyak 374 Kab/Kota sudah melakukan Eliminasi Malaria yang artinya 232 Juta penduduk atau sekitar 85,5% masyarakat terlindungi dari Penularan Malaria.
Ia melanjutkan, gambaran kasus malaria di Kabupaten Sambas pada tahun 2020 sebanyak 2 kasus, 2021 sebanyak 2 kasus, tahun 2022 sebanyak 1 kasus dan semua kasus tersebut berasal dari Kabupaten Sambas ( Import). Dengan demikian selama tiga tahun berturut – turut tidak ditemukan lagi kasus penularan setempat ( Indegeous ).
Lebih jauh ia mengatakan bahwa Eliminasi Malaria di Kabupaten Sambas merupakan tantangan berat yang harus dihadapi, yaitu mempertahankan tidak ditemukannya kasus penularan setempat dengan strategi salah satunya memelihara kebersihan lingkungan dari tempat – tempat perindukan nyamuk Anopheles disekitar pemukiman penduduk.
Pelatihan Entomologi Malaria Bagi Petugas Malaria Puskesmas juga merupakan stategi dalam memutus rantai penularan oleh nyamuk Anopheles dengan melakukan pemetaan tempat – tempat perindukan nyamuk, melakukan identifikasi mulai dari jentik sampai dengan nyamuk dewasa.
Dalam akhir sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas mengungkapkan bahwa kegiatan yang sedang dilakukan ini merupakan Pelatihan Perdana di Kabupaten Sambas, pelatihan tersebut juga berstandar dan mendapatkan sertifikat, maka daripada itu ia berharap agar seluruh peserta mengikuti dengan seksama supaya dapat diaplikasikan di Puskesmas masing – masing.
